Universitas Nusa Mandiri Pengabdian Masyarakat Bersama Pokja TKQ/TPQ DKI Jakarta, Personal Branding Dalam Peningkatan UMKM di Dunia Digital

(30/10)  Sektor UMKM yang sangat banyak mengakibatkan banyak jenis usaha UMKM yang sama. Misalnya banyak UMKM yang bergerak di bidang makanan keripik pisang, kedai kopi,pempek dan lain sebagainya. Dikarenakan banyak produk yang sama, maka UMKM dituntut agar mampu bersaing. Salah satu strategi bersaing yang harus dilakukan oleh UMKM yaitu penguatan karakter produk. Penguatan karakter ini dilakukan dengan memiliki brand personality (Mediya Destalia, 2020).

Dalam kegiatan pengabdian masyarakat kali ini yang dilangsungkan secara online, Sabtu, 30 Oktober 2021, di Jam13.00-15.00 WIB oleh Universitas Nusa Mandiri kolaborasi dengan Pokja TKQ/TPQ DKI Jakarta guna upgrade pengetahuan tentang Personal Branding Dalam Peningkatan UMKM Di Dunia Digital, kurang lebih peserta yang gabung ada 30 orang.

Alhamdulillah, bisa sinergi kembali dengan Universitas Nusa Mandiri dengan Pokja TKQ/TPQ DKI Jakarta, harapan kami guru guru ngaji ini bukan hanya mendapatkan ilmu agama saja, namun ilmu lainnya yang dapat meningkatkan keahlian para guru TKQ/TPQ, sehingga akan berdampak pada perekonomian keluarga. Ucap ketua Pokja TKQ/TPQ DKI Jakarta Ade Syaefuddin, S.Pd.I, MM.

Sang tutor dalam pengabdian masyarakat oleh Dede Nurrahman, M.Kom menyatakan Brand = Identitas bisnis kamu
Sebelum memutuskan membeli produk,
konsumen ingin mengetahui seperti apa
perusahaan yang menjual produknya.
Apakah terpercaya? Apakah aman?
Apakah profesional? Konsumen tidak mau sembarangan membeli produk dari perusahaan abal-abal. Oleh karena
itu penting bagi bisnis untuk membuat identitas. Nama bisnisnya apa, logonya seperti apa, visi  misinya apa, kinerjanya bagaimana, demi menumbuhkan kepercayaan konsumen.

Terima kasih kepada para dosen, mahasiswa/i, mitra Pokja TKQ/TPQ DKI Jakarta yang telah turut serta join dalam mensukseskan pengabdian masyarakat bersama Universitas Nusa Mandiri, semoga ilmu yang telah kami berikan berkah dan dapat diterapkan di dalam UMKM nya. Ujar Nur Lutfiyana, M.Kom selaku ketua pelaksana.