Product Expo Jurusan Warnai Tes Masuk Gelombang 1 SMK BKM 2 Bekasi

MATAMEDIABEKASI.COM – SMK Binakarya Mandiri (BKM) 2 Pengasinan, Rawalumbu melaksanakan tes masuk gelombang 1 bagi siswa baru tahun ajaran 2022-2023, Sabtu (26/3/2022). Tes ini dibagi menjadi empat sesi untuk menghindari kerumunan/penumpukan karena masih dalam kondisi pandemi.

“Yang melaksanakan tes kita bagi menjadi 4 sesi ini untuk menghindari penumpukan, menghindari kerumunan. kita bagi, sesi 1 mulai jam 8 sampai jam 9, sesi 2 jam 9 sampai jam 10. Sesi 3 jam 10 sampai jam 11 yang sekarang sedang berlangsung kemudian nanti sesi 4 jam 11 sampai jam 12,” kata Kepala SMK BKM 2, Ayung Sardi Dauly kepada media, (26/3/2022).

Rangkaian kegiatannya antara lain tes akademik dan psikotes, fisik dan wawancara. Selain serangkaian tes, kegiatan di SMK BKM 2 hari ini juga melaksanakan pameran produk (product expo) jurusan.

“Sambil mereka mengikuti tes itu kita melaksanakan pameran jurusan. Masing-masing jurusan memamerkan hasil produk mereka dan hasil karya mereka. Jurusan teknik sepeda motor, hari ini melakukan pelayanan service gratis untuk orangtua yang mengantar peserta tes yang memiliki sepeda motor Honda. Pameran Jurusan teknik kendaraan ringan otomotif, teknik elektronika industri, teknik produksi program televisi kemudian teknik elektronika dan teknik komputer dan jaringan,” lanjut Ayung.

Selain itu dipamerkan juga hasil karya siswa dari barang bekas praktik. “Daripada dibuang, dikiloin, dijadikan apa namanya produk kreatif yang bernilai jual lebih tinggi,” tambah Ayung.

Kepala SMK BKM 2 menyatakan target gelombang pertama ini 400 siswa. Untuk Gelombang 2 Juni nanti targetnya 300 peserta. Selain itu ada program yakni gratis SPP 3 tahun bagi pendaftar pada bulan November tahun lalu.

“Kita berharap, karena tahun kemarin kan ada pengurangan karena pandemi. Tahun ini ada program yang daftar di bulan november gratis SPP 3 tahun. Banyak ortu yang anaknya Tidam sekolah akhirnya mendaftar,” katanya.

“Yang lulus 2020-2021 gak ada biaya nah saat kita luncurkan program gratis ada yang daftar sejumlah 200 siswa. Mereka sekolah cukup bayar pakaian dan praktik,” imbuhnya.

SMK BKM 2 juga menyelenggarakan pelatihan las listrik gratis untuk warga bekerjasama dengan PT MultiPro.

“Kuotanya hanya 50 orang, tapi yang daftar sudah 65 orang karena orang-orang kan suka kalau gratis,” ujarnya.

Soal lulusan SMK BKM, Ayung mengatakan beberapa sudah diundang untuk bekerja di perusahan tempat siswa PKL juga diterima di beberapa universitas dalam dan luar negeri.

Kepada masyarakat, Ayung berpesan bahwa pihaknya sebagai penyelenggara pendidikan swasta juga ikut berkontribusi kepada pemerintah dengan menyediakan pendidikan vokasi yang berkualitas dengan biaya terjangkau.

“Kita tetap berkontribusi kepada pemerintah dengan menyediakan pendidikan berkualitas harga terjangkau. Yatim piatu kita gratiskan. Yang berprestasi kita ada beasiswa. Yang tidak mampu ada keringanan biaya,” tutupnya. (Denis)