Masukan Tokoh Bekasi Terhadap Penjabat Bupati Bekasi, Dr. H. Dani Ramdan, M.T Pengganti Almarhum H. Eka Supria Atmaja S.H

 Masukan Tokoh Bekasi Terhadap Penjabat Bupati Bekasi, Dr. H. Dani Ramdan, M.T Pengganti Almarhum H. Eka Supria Atmaja S.H

BEKASI – Kapabilitas dan integritas merupakan modal dasar yang harus dimiliki setiap pemimpin. Semangat Korsa, tanggap kontijensi (keadaan darurat) dan terlatih menangani permasalahan kemanusiaan menjadi modal keberhasilan sosok pemimpin daerah.

Demikian dikatakan H. Yaman Edie Bair, salah satu tokoh masyarakat Bekasi yang sangat dikenal dan disegani lantaran kepeduliannya terhadap proses pembangunan Kabupaten Bekasi.

Kepada SMSI Bekasi Raya, mantan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bekasi dua periode ini mengatakan, penetapan Kepala BPBD Provinsi Jawa Barat, DR. H. Dani Ramdan MT oleh Gubernur Jawa Barat menjadi Penjabat Bupati Bekasi adalah pilihan yang sangat tepat, terutama dalam situasi tanggap darurat bencana akibat Covid-19.

Sosok yang malang melintang di dunia politik ini menilai Kabupaten Bekasi dengan tingkat kenaikan warga terpapar virus Covid-19 mencapai 500% membutuhkan peran H. Dani Ramdan.

“Selamat datang penjabat Bupati Bekasi, harapan saya sebagai masyarakat Kabupaten Bekasi, bahwa apa yang telah menjadi program kerja Bupati terdahulu dapat dilanjutkan sebagai program kerja yang tidak bisa dikesampingkan,” imbuh mantan Ketua Pemuda Pancasila Kabupaten Bekasi itu.

Menurutnya, banyak pekerjaan rumah (PR) besar yang diemban oleh Kang Dani. Salah satunya adalah memulihkan geliat para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang sangat terdampak secara ekonomi.

“Perusahaan di kawasan industri berharap terciptanya kekebalan komunitas di sektor pelaku usaha industri, ini pun tantangan buat Kang Dani,” ujarnya.

Terlebih, pembatasan program PPKM yang memaksa aktivitas dibatasi, juga harus menjadi perhatian penjabat Bupati Bekasi.

“Terpenting alokasikan segera dana bantuan sosial (Bansos) untuk masyarakat yang terdampak tanpa memilah-milih,” sarannya.

H. Yaman berujar, banyaknya kekosongan jabatan syrategis di Pemerintahan Kabupaten Bekasi agar segera diisi sehingga lebih efektif bekerjanya.

“Saya berharap kekosongan jabatan tersebut segera diisi, tentunya harus berdasarkan perundang-undangan yang berlaku di NKRI ini dan sesuai dengan latar belakang pendidikannya”.

“Sekali lagi, saya ucapkan selamat datang, selamat mewarnai arah pembangunan di Kabupaten Bekasi. Dengan segudang pengalaman tata kelola pemerintahan, saya rasa Kang Dani akan mampu mengembannya,” ujarnya.

Tak lupa, dirinya mengajak dan mengimbau kepada tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi massa (ormas) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), stakeholder serta masyarakat untuk bersatu menyelesaikan permasalahan Covid 19 sehingga secepatnya bisa tuntas.

“Ayo kita bersatu padu menyelesaikan persoalan Covid-19 di Kabupaten Bekasi. Sebab, proses tak akan mengkhianati hasil,” imbuhnya. (*)

Digiqole ad