Bersama Ulama dan Ormas Islam, Forkammi Tegaskan Tolak RUU HIP

Secara tegas, Forkammi menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP) dan komitmen untuk selalu bersama ulama serta Ormas Islam juga Ormas Nasional.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Forkammi, H. Imam Hambali, S.Si saat mengikuti deklarasi penolakan RUU HIP dari umat Islam yang berlangsung Jumat (26/6/2020) di Masjid Al-Mukarromah, Cikarang Kota.

“Forkammi menolak RUU HIP, dan akan selalu bersama ulama dan ormas-ormas islam juga ormas nasional dalam melawan PKI,” katanya.

RUU HIP terus menuai banyak protes, terutama dari sejumlah ormas, diantaranya PBNU, Muhammadiyah, MUI, FPI dan Pemuda Pancasila.

Menurut Imam Hambali, adanya RUU tersebut akan melemahkan Pancasila, ideologi negara hasil kesepakatan pendiri bangsa yang sudah final dan mengikat. Pancasila adalah titik temu semangat nasionalisme dan religius yang sudah berhasil mempersatukan bangsa dan memperkuat NKRI.

“Pancasila adalah satu kesatuan yang dijiwai oleh semangat Ketuhanan Yang Maha Esa. Pancasila tidak bisa diperas menjadi Trisila atau ekasila, karena akan melemahkan eksistensinya sebagai ideologi bangsa,” jelasnya lagi.

Ketiga, sambung Imam, RUU ini juga tidak memasukan TAP MPRS Nomor XXV/MPRS/1966 tentang Pembubaran PKI dan Larangan Ajaran Komunisme/Marxisme-Leninisme dalam konsideran RUU tersebut.

Lebih lengkap terkait RUU HIP bisa ditelusuri denga link berita berikut ini :
https://www.kompas.com/tren/read/2020/06/25/055000265/apa-isi-ruu-hip-yang-masih-tuai-kontroversi

Reporter : Masud Khan