Masjid Al-Ikhlas Telah Berdiri 17 Tahun, Tiba-tiba Disegel Sepihak Jababeka, Warga Selosia Protes

Matamediabekasi – Masjid Al-Ikhlas, yang terletak di Jl. Selosia 1 Blok A03 No. 8 Perumahan Cikarang Baru, Jayamukti, Cikarang Pusat, Bekasi, menurut keterangan ketua DKM Ena Sumarna telah berdiri selama 17 tahun.

Namun tiba-tiba disegel sepihak oleh Jababeka, sebagaimana tertera di surat 05/EM-GBC/Ext/IX/2019 tentang Permohonan Pengosongan Lahan, tertanggal 7 September 2019. Dengan alasan telah menggunakan kavling miliknya tanpa ijin. Surat ditandatangani Wahyu Dwi Atmoko, Eastate Management Jababeka.

Berdasarkan surat tersebut, selain masjid ada fasilitas umum posyandu dan lapangan bola yang ikut diminta untuk segera dikosongkan.

“Masjid Al-Ikhlas sudah berdiri belasan tahun (17tahun), namun tiba-tiba pihak Jababeka menjual kavling tempat berdirinya masjid tersebut,” ungkapnya, Jumat (13/9/19).

Keberatan warga terhadap sikap arogan pengembang, disampaikan dalam forum setelah Sholat Jumat bersama Forum Komunikasi Mushola Masjid (Forkammi) Bekasi Raya, dihadiri oleh Ketua Umumnya H. Imam Hambali,, yang juga anggota DPRD Kab. Bekasi.

Menurut keterangan Imam Hambali, permasalahan ini sudah disampaikan ke Komisi I yang memang membidangi hal tersebut.

“Untuk penanganan kasus ini, telah dikomunikasikan ke salah satu anggota Komisi 1 DPRD Kab Bekasi, Budiyanto, S.Pi agar membantu mengadvokasi permasalahan ini,” katanya.

Warga melanjutkan komunikasi dengan pemerintah desa, yang akan berlangsung Senin (13/9/19) pagi, bertempat di Masjid Al-Ikhlas Selosia, surat undangan tersebut ditanda tangani Kepala Desa Jayamukti Erwin Hermawan. Dengan tembusan pihak Jababeka, hingga Camat Cikarang Pusat. (khan)