Konsepsi Tangani Kekeringan dan Banjir Sebagian Wilayah Kabupaten Bekasi Bagian Selatan

Disampaikan oleh :
Budiyanto, S.Pi
Anggota DPRD Terpilih Kabupaten Bekasi 2019-2024.

Banjir dan kekeringan menjadi salah satu musim tambahan bagi wilayah Kabupaten Bekasi.

Dalam rangka menghilangkan 2 musim yang tidak dikehendaki, sebaiknya Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi bersama Anggota DPRD Kabupaten Bekasi dapil 1, harus melakukan langkah2 strategis.

Salah satu starteginya adalah “MEMBANGUN BENDUNGAN”

Namun sebelum membangun Bendungan tentunya bisa dilakukan langkah2 yang lebih teknis dan praktis. Dimana langkah taktis tersebut bisa dilakukan denga. Pendekatan 2 solusi.

  1. SOLUSI JANGKA PENDEK

Setiap Desa menyediakan Mobil Tanki sebagai “Mobile PDAM”, bisa jadi dikelola BUMDES.

  1. SOLUSI JANGKA PANJANG

Membuat DAM (mini bendungan, sekitar 50 Hektar) diwilayah perbatasan desa :
Ridhogalih, Ridomanah, Medalkrisna, Wibawa Mulya dan Nagacipta

STRATEGI TEKNISNYA NYA :

Mulai 2019 Pemerintah Daerah harus membuat Feasibility Study tentang Pembangunan DAM tersebut. Agar mulai tahun 2020 sudah memiliki bahan kajian teknis berupa DED (Detail Engineering Design) DAM/Bendungan. Selanjutnya 2021 sudah bisa melakukan pembebasan tanah sawah kering tadah hujan diantara SUNGAI CIPAMINGKIS yang berada di 5 desa untuk dibangun bendungan.

Harapannya 2022 proses Pembagunan DAM/Bendungan Air diwilayah tersebut sudah mulai dikerjakan dimana 2024 DAM sudah bisa dimanfaatkan untuk sebesar2nya Kemakmuran dan Kesejahteraan Masyarakat Kabupaten Bekasi.

Dengan program tersebut maka akan banyak permasalahan yang bisa diselesaikan, diantaranya adalah :

  1. Tidak akan ada lagi kekeringan diwilayah Cibarusah
  2. Memiliki persediaan air jangka pendek dan jangka panjang
  3. Merubah tanah tadah hujan yang dijadikan bendunga menjadi daerah pengumpul air dan menjadi lebih bermanfaat.
  4. Merubah tanah tadah hujan disekitar bendungan menjadi tanah teknis produktive.
  5. Merubah air sungai Cipamingkis yang pada saat musim hujan membanjiri daerah Pasirkupang, Nambo dan memberikan air bah ke kali Cibeet menjadi sumber air yang bisa dihimpun di DAM.
  6. Menjadi sumber air PDAM yang bisa melayani wilayah Bojongmangu, Cijbarusah dan Serang Baru.

InshaAllah dengan program PEMBANGUNAN DAM CIBARUSAH, BOJONGMABGU dan SERANG BARU Bekasi bagian selatan (Cibarusah) tidak akan mengalami lagi kekeringan, sebagian wilayah Serang Baru dan Cikarang Pusat tidak lagi mengalami Banjir yang membahayakan.

Salam Konsepsi Kemajuan Bekasi.

Budiyanto, S.Pi
Calon Anggota DPRD
Terpilih Dapil 1 Kabupaten Bekasi.